Pesona indah menebar janji-janji,
tiada ku rasa manis tercicipi,
hidup bak dalam kekosongan hati,
menuai mimpi yang tiada pasti.
aku resah kala kau mengucap kata,
matamu terkatup bibirmu menganga,
otak-otak licik penuh tipu daya,
namun sayang diri ini takkan mabuk kepayang.
kurangkai kata dalam perih dan gundah gulana,
menyemai sekelumit kisah dinegeriku,
yang jauh dari sebuah kata keadilan,
namun jiwa ini takkan menyerah dan meradang.
kan ku robohkan karang-karang,
hingga tiada lagi kau mampu tegakkan kepala,
menantang langit penuh kesombongan,
dan bersembunyi dibalik topeng kemunafikan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




0 komentar:
Posting Komentar