Surat Kematianku

Jumat, 06 Januari 2012

Biarkan aku terlelap dalam peraduan,
terasa begitu penat dikedua kelopak mataku,
biarkan aku berbaring dalam damai,
nyanyikanlah tembang-tembang sendu
dari goresan usangku yang telah lalu,
yang mampu terbangkan segala mimpi bersama atmaku,

Jangan kau teteskan setitis air mata pun untukku,
karena semua ini mungkin telah tertulis dikeningku,
relakan dan biarkan aku pergi dengan senyuman,
karena aku akan pulang kerumah keabadianku,
hantarkanlah aku dengan doa-doa,
agar segala siksa tiada kutemui dalam perjalanan,

Kusambut kematian itu penuh suka cita,
bertaburkan wewangian bunga diatas pembaringan,
meninggalkan segala aroma keduniawian,
yg membuatku terjatuh, sengsara penuh derita,
biarlah kerajaan fana menjadi tempat ku bernaung
dengan nyaman.

0 komentar:

Posting Komentar