Coretan Tanpa Judul 17

Selasa, 28 Februari 2012

Aku hanyalah debu yang berterbangan dihempas sang bayu,
menyepi dalam jelaga rindu meminang rasa tiada bertaut,
ku rengkuh dalam bait kata-kata mengalun sendu,
perih terasa di relung hati yang mulai kusut,

ku terhempas,,
tiada ku gapai dahan tempatku berlindung,
tiada ku cium aroma kasih dengan sentuhan kelembutannya,
hanya sesak dan pengap terasa di dada,

bukan aku yang tak ingin sentuh hatimu,
namun keyakinan ku tiada lagi mengikat jiwa,
karena cinta yang ku suguhkan tiada manis tercicipi olehmu,
sepenggal kisah kini menjadi sesuatu yang tiada bentuk,
lusuh tanpa rasa mengalir di sukma.

Ungkapan Sebuah Rasa

Minggu, 26 Februari 2012

Engkau lautanku,,,
kau tenggelamkan ku dalam kehampaan,
ku mencoba tuk berenang ketepian,
meski ombak mengulung jiwaku begitu dasyat,
kau lemahkan asaku kala inginku menggenggam bumi,
dimana langit yang akan jadi tudungku berhiaskan bintang-bintang,

Lelah jiwa dalam menyemai segala tatanan kehidupan,
dimana tempatku berpijak tuk mengais mimpi,
menggores rasa mencoba tuk gapai angan penuh illusi,
menebar cinta penuh misteri kesejatian diri,

Ku paparkan segala rasa dalam coretan usang yang tiada arti,
dan aku pun merasa lelah dengan wajah suram buku-buku,
yang akhirnya hanya mampu menyimak lewat tatapan kosong.
ragu tuk memberi rasa yang terdalam,

Dalam letih ku mencoba menemukan jalan keluar yang dapat dilalui,
nyayian rindukupun akhinya sampai ke lembah,
terpantul oleh gunung-gunung dan perbukitan,
namun tetap saja itu hanyalah bayang-bayang awan di antara pepohonan.

Dimana harus ku temui,,,,
segenggam rasa yang penuh simpati,
kekejaman kehidupan tanpa cinta dalam makna yang sesungguhnya,
bagaikan aku melihat iblis-iblis neraka yang sedang murka,
hingga mencoba memapahku kedalam keindahan duka nestapa.

Celotehku

Sabtu, 25 Februari 2012

Bukannya aku tak pahami,
tapi aku malas tuk mengerti,
karena kata-kata sudah melampoi batas yang mampu dimaknai,
karena aku sangat awam dengan gaya bicaramu,
aku tak butuh bahasa yang tidak aku mengerti,
aku tak butuh bait-bait yang katamu indah tapi membuatku pusing,
aku hanya mencoba bicara dengan polos,
berbicara dengan caraku sendiri,
seperti bayi dengan tangisnya yang baru lahir,
seperti lagu yang selalu kunyanyikan,
semua itu karena aku mengerti tentang apa isi didalamnya,.

Coretan Tanpa Judul 16

Jumat, 24 Februari 2012

Bila satu kata dapat memberimu sejuta makna,
maka kan ku goreskan ribuan kalimat untuk dapat kau pahami,
bila rasa yang kuberi bukan sekedar mimpi,
bukan sekedar janji sebagai pemanis dikala sepi,

Kesendirianku hanyalah sebuah perlambang semu,
mengikuti jejakmu seiring perputaran waktu tanpa ragu,
menggenggam tanganmu dalam ikatan yang samar,
aku terluka namun kau tiada merasakan,
ku selimuti segala kepedihan dengan senyuman,

Haruskah ku percaya pada sesuatu yang telah menyakiti,
sesuatu yang semakin membuatku tak berdaya,
sesuatu yang sering kali membuatku hilang kendali,
semua itu kau tanam dalam-dalam di ladang hatiku,
hingga tumbuh subur tanpa ku mampu mencegahnya.

Coretan Tanpa Judul 15

Rabu, 22 Februari 2012

Seribu bayangan menghampiri,
sesuatu yang hanya mampu dirasa,
tiada nyata mampu tuk dipahami,
tergoda hatiku meminangnya dalam perjalanan semu,

Langkahku tiada pernah pasti,
menggapai rasa yang tak ku mengerti,
badai pun kerap kali menghampiri,
hingga tak jarang langkah pun akhirnya terhenti,

Kelemahanku telah menjadikan ku kuat,
berharap perahu kan berlabuh di dermaga,
bersama cinta yang mengikatku dalam sebuah jalinan,
menggenggam janji tuk senantiasa mengasihi.

Coretan Tanpa Judul 14

Selasa, 21 Februari 2012

Buram wajah malam pancarkan keresahan yang dalam,
memeluk ragu penuh kegelisahan,
mencuat emosi di jiwa membuat kalut pecah di kepala,
dan ku biarkan sejenak bermain-main di antara kecewa,
ku rasakan betapa rendahnya pemahaman pada diri,
kata demi kata terlantun bagai tiada arti,
terpaparkan tanpa arah dan tujuan yang pasti,

Netraku mulai berkaca-kaca,
selaputnya mulai basah oleh gerimis,
luka penuh nanah dan darah yang tak terobati,
menyesali sesuatu yang tak seharusnya terjadi,
kau buka telingamu lebar-lebar,
namun kau sendiri tiada mampu mendengar segala ucap,

Bergejolak ribuan rasa bagai gemuruh halilintar siap menyambar,
mengurai berbagai opini yang menurutku sungguh tak layak,
kau adalah bukan aku yang kini mulai tak berdaya,
kau adalah bukan aku yang kini mulai mati rasa,
kau adalah bukan aku yang kini nyaris terlupakan,
kau memang bukan aku,,,,,
karena kau memang bukan yang sanggup tuk pahami aku,
karena kau adalah bukan karena aku yang sanggup membentuknya.

Coretan Tanpa Judul 13

Rabu, 15 Februari 2012

Beban kian menghimpit di dada,
bergemuruh rasa sungguh menyesakkan,
seakan nafas kehidupan kini telah terhenti,
tak pantaskkah selayaknya ku dapat berjalan,
lalui terjalnya jalan-jalan menuju arah yang kuinginkan,

Segenap kekuatan di diri telah aku kerahkan,
sejuta ide di kepalaku telah aku paparkan,
ucapku pun lantang nyaris pecahkan genderang,
tapi mengapa tak satu pun dapat membuatku berarti,
bahkan bumi dan lagit pun seolah tak perduli,

Bimbang merajai hati,
tak tahu lagi seperti apa jalan yang harus aku jejaki,
tanah yang dulu basah kini kering kerontang,
kian terasa panas menyengat kakiku yang tanpa alas,
kepada siapa dan di mana harus ku curahkan segalanya,
lidahku kelu nyaris tak mampu mengucap kata,
ungkapkan segala asa yang ada di hati,
hanya tangis lewat nyanyian jiwa yang akhirnya terlantun pasti.

Untukmu Cinta

Kamis, 09 Februari 2012

Kepada malam ku paparkan segala rasa,
tentang rindu dan sepi yang kian bertahta,
mengoyak segala lamunan tentangmu,
lewati hari tanpa hadir canda dan tawamu,
mengiringi segala langkah dalam perjalanan cinta,
terasa kalut dan hampa dalam ruang kalbu,

Ku coba tergar meski terasa perih di hati,
jiwa nelangsa meronta mencoba lepaskan belenggu,
tiada kata yang dapat mewakili galau yang tersemat di jiwa,
berharap kau pun turut mersakan,
meski tiada ku sentuh dirimu lewat kata-kata cinta,

Setulusnya kasih suci yang kumiliki untukmu,
setia ku jalani tanpa keluh kesah yang mendalam,
meski lelah ku terbuai oleh segala janjimu yang tak pasti,
namun kurelakan karena kasihku padamu sungguh luar biasa,
bilakah kau mampu selami isi hatiku,
dapatkah kau rungu segala deritaku,
menjerit hati terluka memanggilmu,
berharap dapat tersentuh nuranimu penuh cinta.

Coretan Tanpa Judul 12

Selasa, 07 Februari 2012

Hatiku tergelitik kala ku baca sepenggal aksara,
yang menelanjangi seluruh bagian dalam dirimu,
mencoba mengulas segala lakumu yang suram,
seakan telah putus urat saraf dalam tubuhmu,
hingga tak lagi kau peduli segala persepsi,

Bila ada kata yang pantas untuk ku beri,
maka akan aku panggil kau sang binal dikelam mimpi,
picik laku mu menebar janji-janji,
sungguh nista berlindung dibalik untaian kata cinta,
semua itu hanyalah topeng kepalsuan,

Dapatkah kau bercermin pada diri,
tak ada ketulusan yang akan dapat kau petik
dari cinta yang telah ternodai,
jangan pernah salahkan lidahku yang tak bertulang,
karena segalanya bersumber dari apa yang telah kau beri.

Celoteh Nista

Minggu, 05 Februari 2012

Bedebah kata terucap laknat,
tak rata mulut berujar bicara,
menghujat lontarkan makian,
terlukis raut wajah memerah,
terinjak kepala lekat di kaki,
mulut besar lebar menganga,
telan keangkuhan seribu kesombongan,
dengki meraja dan bertahta,
percikkan racun ketubuh-tubuh renta,
busungkan dada liar tatap menyapa,
tak ubahnya serigala siap terkam mangsanya,
jiwa kerdil merasa kokoh tiada banding,
celoteh nista kau anggap kidung penyejuk jiwa,
licik, culas, menjadi perisai tanpa tanding,
telan kotoran dalam kepala yang memang dungu.

Coretan Tanpa Judul 11

Sabtu, 04 Februari 2012

Kubentangkan sayap mencoba terbangkan segala asa,
meski jiwaku kian terhimpit di antara kemelut,
tak mampu hancurkan segala belenggu,
lelah meniti perjalanan tanpa ku mampu tegak berdiri,
merapatkan segala keluh kesah dalam dimensi waktu,

namun sesekali tak kuasa ku bendung emosi dalam dada,
laksana deru ombak di laut biru yang siap pecahkan karang,
membelah segala laku penuh angkara,
hancurkan,,hancurkan,,dan hancurkan,,
teriakku lantang hingga serak dan nafas pun tersengal,

sepertinya aku memang telah teramat lelah,
ingin rebahkankan segala rasa di pangkuan sang malam,
mencoba terlelap meski bising suara-suara terdengar oleh telinga,
tak ingin lagi tergoda oleh bisikan-bisikan,
segalanya takkan mampu membuatku terpesona,
percayalah,,,
karena semua itu hanya akan membuatku jadi binasa.

Coretan Tanpa Judul 10

Rabu, 01 Februari 2012

Bila ada kata untuk sebuah rasa yang tak ku mengerti,
maka akan aku tuliskan di atas selembar kertas putih,
agar sepasang mata indahmu dapat melihatnya dengan jelas,
hingga kau dapat mengejanya tanpa terbata,

Meski ragu mendera jiwa,
namun ku beri kau satu ungkapan yang nyata,
bila rasa kecewa itu ada untuk dapat kau beri satu jawaban,
jujur tanpa rekayasa yang kau torehkan di dalamnya,
jangan coba berlindung di balik segala kemanisanmu yang seperti gula,

Aku resah meski kau hadir tanpa mengucap kata,
gelisah menatapmu meski tanpa kuharus membuka mata,
karena sorot mata hatiku dapat melihatnya dengan jelas,
tanpa ku harus paparkan dengan penuh penghayatan.