Celoteh Nista

Minggu, 05 Februari 2012

Bedebah kata terucap laknat,
tak rata mulut berujar bicara,
menghujat lontarkan makian,
terlukis raut wajah memerah,
terinjak kepala lekat di kaki,
mulut besar lebar menganga,
telan keangkuhan seribu kesombongan,
dengki meraja dan bertahta,
percikkan racun ketubuh-tubuh renta,
busungkan dada liar tatap menyapa,
tak ubahnya serigala siap terkam mangsanya,
jiwa kerdil merasa kokoh tiada banding,
celoteh nista kau anggap kidung penyejuk jiwa,
licik, culas, menjadi perisai tanpa tanding,
telan kotoran dalam kepala yang memang dungu.

0 komentar:

Posting Komentar