skip to main |
skip to sidebar
Diposting oleh
Ratu Zueliana
di
22.40
Kepada raga yang menyepi di suatu persinggahan,
ada ragu yang memburu di relung hati,
apakah iya malam itu begitu pekat,
apakah iya siang itu begitu benderang,
jawabnya adalah bertanyalah pada yang memberi arti,
jawabnya adalah bertanyalah pada dia yang memberi mimpi,
Bukan aku,,
bukan kepada apa yang telah aku paparkan,
karena aku telah buta dan tuli,
hingga hatiku hanya mampu meraba dalam kegelapan,
karena suaramu pun tiada mampu ku dengar,
aku meringis,,aku menangis,,
sembab di kedua kelopak mata yang tak lagi mampu terbuka,
namun bintang-bintang begitu riang tertawa lebar,
Apa ini,,,,,,
adakah yang pantas ku percaya,,,
sedang jabat tanganku tak lagi kau genggam,
kau pergi dan berlalu tanpa pesan,
membuat emosi tak lagi mampu ku tahan,
sungguh tiada rasa yang mampu kau beri harga yang sepantasnya.
0 komentar:
Posting Komentar