Jiwa Yang Terkoyak

Sabtu, 17 Maret 2012

Ku rasakan ada yang mengalir di ujung netra,
khiasan bening sebagai tanda pelipur lara,
luapan rasa atas jiwa yang telah terkoyak,

Kini hatiku telah binasa,,,
terbunuh sepi di belantara malam yang sungguh sunyi,
tanpa bias cahaya menyinari,
terkapar,,terluka,,penuh nanah dan darah,

Ku biarkan diri di rejam derita,
hingga memudar segala rasa dalam jiwa,
buram wajah hariku yang mulai terlihat pucat,
nyaris hilang hasrat ku tuk mencinta.

0 komentar:

Posting Komentar