Coretan Tanpa Judul 20

Rabu, 07 Maret 2012

Saatnya ku rebahkan rasa di pangkuan malam,
menata seribu mimpi dalam peraduan,
berharap ada rindu kan tersampaikan,
kepada ilalang yang terpakur di dataran kesunyian jiwa.

Ku coba melenggang di antara kerumunan yang samar,
entah itu kau ataukah dia yang sedang berdiri tanpa bicara,
karena pikiranku kian jauh menerawang,
menembus batas mega berselimut kegelapan.

Runtuh segala harapan dalam penantian,
terkubur bersama puing-puing kehancuran,
bagai debu tehempas sang bayu,
tak tau arah dan tujuan,
hanya mampu mengikuti jejak yang masih tertinggal.

0 komentar:

Posting Komentar