Senandungku Tak Lagi Seirama

Rabu, 28 Maret 2012

Aku adalah kepingan hati yang telah rapuh,
nyaris hancur ketika prahara menghujam sukma,
menusuk ke jantung jiwa hingga nyaris binasa,

Ku tengadahkan kepala saat gerimis membasahi raga,
langit seakan turut berduka,
menahan perih luka hati yang begitu dalam,

Lirih kata terucap dalam kalimat yang mulai acak,
tak mampu lagi ku rangkai bait-bait indah,
ketika goresanku lusuh direjam pilu penuh derita,

Semua itu menjadi senandung dalam nyanyian jiwa,
paparkan segala rasa penuh keluh kesah,
tentang cinta dalam perjalanannya yang semakin kelam.

0 komentar:

Posting Komentar