skip to main |
skip to sidebar
Diposting oleh
Ratu Zueliana
di
12.38
Ku urai air mata lalui lembah angan,
tiupkan rasa pada keluh kesah jiwa yang terlunta,
di bibir rindu ku pinang cinta dalam dekapan mesra,
rajutan benang di atas helaian kasih selembut sutra,
menunjuk satu bintang tuk terangi pikiran malam.
rapuhnya batu-batu berserak ditepian jalan kenangan,
menabur benci penuh debu kotori kornea,
hingga terhalang jarak pandangku karena perihnya,
lelah ku basuh karena noda telah terlanjur lekat.
menggulung kisah bersama titik-titik keresahan,
rinai hujan pun tak lagi mampu sejukkan sukma,
terbakar belenggu dalam kobaran api asmara,
gersang di jiwa luka pun tergores begitu dalam.
0 komentar:
Posting Komentar