skip to main |
skip to sidebar
Diposting oleh
Ratu Zueliana
di
19.06
Ketika aku berbicara pada pohon-pohon,
gunung-gunung, lembah dan bukit,
ku temukan satu jawaban dari hati,
kediamanmu adalah pancaran kemuliaan yang selalu terjaga,
seperti halnya aku yang mencoba berbicara dengan caraku sendiri,
bukan karena dorongan dan bisikan malam,
bukan pula karena seseorang yang memohon dengan tangisnya,
tapi karena ini adalah jiwa dan ragaku sendiri,
karena hati yang telah menuntunku
dimana jalan-jalan mulai terlihat tak rata lagi,
namun tetap kurasakan ada mentari yang masih memberiku
sinar dan kehangatan,
tubuhku boleh kau gores,
jiwaku pun boleh kau lukai,
tapi sesungguhnya kau hanya akan melukai dirimu sendiri lebih dalam lagi,
tertawalah,,,sebelum senyummu habis termakan derita.
0 komentar:
Posting Komentar