skip to main |
skip to sidebar
Diposting oleh
Ratu Zueliana
di
08.38
Sebutir syairku telah hilang,
lenyap di antara kepingan-kepingan hati yang mulai binasa,
luruh bersama aliran darah di nadiku,
tertahan dan terbenam saat hasrat tiada terajut,
Bukan aku tiada memiliki rasa,
namun hati tiada mampu selami segala mimpi,
indahmu bukan segalanya yang patut ku puja,
karena cinta yang ku punya bukanlah sekedar kata,
Tak ingin ku larut dalam buaian asmara,
yang membuatku terlena dan mabuk kepayang,
bualan penuh tipu daya yang tak layak tuk rekatkan di hati,
karena cinta bukan semata tuk di kaji,
melainkan satu tindakan yang nyata dapat dimaknai.
0 komentar:
Posting Komentar