Masa Lalu

Jumat, 06 Januari 2012

Sebelumnya tak pernah ku hiraukan,
betapa kesabaran ku akhirnya telah meninggikan ego mu,
teriakanmu lantang tanpa akal mengumbar wacana,
memikat semesta turut dalam argument yang menyesatkan,
arogansi dalam jiwa yang kerdil telah merajai hati mu.

Ketahuilah bila hati ku tiada lagi terikat dengan hati mu,
biarlah bayang-bayang yang telah lalu terkubur di relung ku,
jangan pernah coba bangkitkan lagi hasrat dalam kalbu,
karena kematian atas rasa kini telah menjemput ku.

Mungkin hanya malam yang mampu pahami,
segala gundah yang terluapkan sungguh tiada arti,
tak perlu membuatku jadi membenci mu,
karena derita yang kau beri telah menandai kebekuan hati,
hingga semua itu akan membuat mu mengerti,
betapa cinta yang ku miliki
melebihi besarnya cinta yang menyanding mu kini.

0 komentar:

Posting Komentar