Mimpi

Jumat, 06 Januari 2012

Desir angin membelai raga,
menelusup kepori sejukkan jiwa,
terkatup netra terbuai mimpi indah,
melayang di antara awan membentuk bayangan.

terbawa arus badai impian,
terdampar diatas bukit dalam naungan senja,
gerimis membasuh wajah yang mulai kusut,
aku duduk menatap kabut selimuti lembah.

anganku kian melayang,
menuruni bukit lalui dataran hijau penuh bebatuan,
pepohonan berdiri kekar menantang langit,
daun-daun melambai menari dengan gemulai.

ku sadari langkah telah semakin jauh,
letih mulai hinggapi jiwa yang rapuh,
ku terjaga penuh tetes keringat membanjiri tubuh,
kiranya mimpi bertaut dalam peraduan,
raga lunglai terkapar terbuai asa kehidupan fana.

0 komentar:

Posting Komentar