skip to main |
skip to sidebar
Diposting oleh
Ratu Zueliana
di
14.24
Menatap dengan seksama,
melihat bintang-bintang berkedip dibalik awan,
tak mampu ungkapkan perih,
tecekal keresahan mengiringi langkah sang waktu,
menuju perapian malam hangatkan tubuh yang kian menggigil,
beku terbalut rindu pada hari-hari yang telah terlewatkan,
Tunggal jiwa ku penuh kepedihan,
mengingat rumah ku seperti penjara,
rasa tak ingin aku kembali pada kediaman yang telah
membelenggu diri ketika hati ku dan hati mu menyatu,
tapi aku bukan kejahatan yang pantas kau cela,
bukan juga tawanan cinta yang pantas tuk diadili,
karena aku hanyalah sang lara dalam kesunyian,
Dalam kata-kata yang samar ku coba berbicara,
menyentuh hati mu agar kau dapat pahami,
bahwa kini dan nanti ada jalan
yang mungkin dapat kita lalui bersama lagi,
meski harapan kian tipis bahkan sepertinya tiada,
namun cinta kan menguatkan segalanya,
hanya keyakinan yang mampu tumbuhkan semangat,
jangan kau lemahkan asa yang kini mulai muncul kembali.
0 komentar:
Posting Komentar