Terbunuh Sepi

Jumat, 06 Januari 2012

Terbunuh sepi di belantara malam,
netra terkatup,,angan melayang,,
menelusuri setiap pelosok imaji,
berkelana dalam ruang hampa tanpa suara,

alunan senandung rindu hentakkan kalbu,
rasa pun melayang dalam angan dibalik awan,
tersangkut rindu di atas ranting yang mulai mengering,
hingga nyaris patah terhempas sang bayu,

ku coba melenggang menuruni tebing-tebing,
berjalan di antara semak belukar yang mulai tak ramah,
kaki tersangkut akar tanpa mampu berkelit,
aku tejatuh dan mencoba bangkit kembali,
meski tergores luka penuh darah membanjiri.

0 komentar:

Posting Komentar